Kapolri, Hidupkan Lagi PAM Swakarsa, Untuk Kamtibnas

  • Whatsapp
banner 468x60

 

Jakarta– Suararakyatdaerah.com –Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan perihal Pasukan Pengamanan Masyarakat (PAM) Swakarsa bakal dihidupkan kembali. Sebab, keputusan Sigit tersebut sempat menjadi polemik di masyarakat usai disampaikan, pada Rabu (20/1/2021).

Sigit menyatakan, PAM Swakarsa penting dihidupkan kembali untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibnas).

“Mungkin perlu saya jelaskan di sini memang dalam undang-undang kepolisian memang ada peran partisipasi masyarakat di dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat Kamtibmas di situ ditulis PAM Swakarsa,” kata Sigit saat silaturahmi ke Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jum’at (29/1/2021).

Dia juga menjelaskan PAM Swakarsa bakal dipimpin langsung sebagai Kapolri baru.

“Jadi, kegiatan-kegiatan yang kita maksud adalah kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pemolisian masyarakat,” kata Sigit.

Dia mengatakan, PAM Swakarsa membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Agar tidak terjadi peristiwa peristiwa ataupun masalah masalah yang kemudian menjadikan atau mengganggu masalah Kamtibmas,” kata pria kelahiran Ambon, Maluku ini.

Seperti halnya, kata dia, di lingkungan perusahaan.

“Di perusahaan juga muncul yang namanya satpam yang akan diberikan kemampuan, dan kemudian bersinergi dengan Polri menjadi satuan pengamanan. Seperti di Bali, ada pecalang atau pos kamling yang ada di kota kota atau desa desa yang sekarang ini sudah mulai tidak ada. Sekarang, kita hidupkan lagi, dan ini tujuannya untuk menjaga lingkungannya,” kata mantan Kabareskrim Polri ini.

Pam Swakarsa pada masa Orde Baru adalah sebuah organ paramiliter yang dibentuk militer untuk membendung aksi demonstrasi mahasiswa.

Namun, Sigit memastikan, PAM Swakarsa yang digagasnya saat ini, itu bukan seperti PAM Swakarsa tahun 1998.

“Itu jauh sekali. Dan kenapa ini kita sebutkan? Karena kita ingin melakukan respon cepat melakukan kerja sama dan peran aktif, dan satuan sadar kamtibmas di wilayah masing-masing.  Mungkin di bank ada satpam dan kemudian Bagaimana IT kita siapkan big data yang terkoneksi. Dan kemudian kita bisa melakukan respon cepat terhadap peristiwa peristiwa pidana yang muncul di masyarakat,” tegas Sigit.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *