Bupati Buka KegiatanKonsultasi Publik Ranwal RPJMD Kabupaten Muratara, 2021 – 2026

  • Whatsapp
banner 468x60

MURATARA — SrD — Bupati Musi Rawas Utara H. Devi Suhartoni, didamping Asisten I, Kepala Bappeda, Narasumber Bappeda Provinsi Sumsel Hari Wibawa, SP secara virtual zoom, dihadiri Perwakilan Polres Muratara, Kodim 0406, Kejaksaan Negeri, Kepala BPS Musi Rawas, Kepala Perangkat Daerah, Ketua MUI, Ketua CSR, Kementerian Agama, Insan Pers serta Pimpinan Bank di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Bupati Musi Rawas Utara dalam sambutannya menyampaikan Berdasarkan Permendagri 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Pada pasal 48 ayat 5 menyatakan bahwa Forum Konsultasi Publik bertujuan untuk memperoleh masukan penyempurnaan rancangan awal RPJMD.

Selanjutnya Bupati menyampaikan VISI nya yaitu : “MEWUJUDKAN CITRA MUSI RAWAS UTARA BRHIDAYAH” dan MISi yang akan diwujudkan yaitu :

1. Meningkatkan daya saing melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis potensi sumberdaya alam berwawasan lingkungan dan kearifan lokal didukung infrastruktur yang merata.

2. Meningkatnya kualitas sumberdaya manusia yang berakhlak, toleran dan harmoni berdasarkan pancasila

3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang cerdas, inovatif, transparan, responsif dan akuntabel.

Visi tersebut merupakan kondisi ideal yang ingin kita capai dan kita wujudkan bersama selama 5 (lima) tahun ke depan, sedangkan misi tersebut merupakan langkah-langkah dan strategi yang dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut.

Visi Misi tersebut masih sangat makro dan belum operasional, sehingga harus diturunkan atau dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan sampai dengan program prioritas. Hal ini tentu bukan pekerjaan mudah, tidak akan bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Perlu sinergi, kolaborasi, diskusi, serta proses-proses panjang lainnya yang harus kita lalui, termasuk agenda pada hari ini yaitu konsultasi publik rancangan awal RPJMD.

Forum konsultasi publik ini dimaksud untuk menjaring aspirasi dari seluruh Pemangku kepentingan pada tahap awal, dengan tujuan untuk menghimpun kepentingan terhadap program pembangunan daerah selama 5 (lima) tahun ungkap Devi.

Selanjutnya dalam kerangka penyusunan RPJMD Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2021-2026, ada beberapa hal yang di minta Bupati untuk menjadi perhatian kita semua :

Seluruh perangkat daerah agar dapat menjabarkan Visi dan Misi Kabupaten Musi Rawas Utara dengan sebaik-baiknya, dengan cara menyusun sasaran perangkat daerah, program prioritas beserta Indikator kinerjanya yang terukur dan tersedia datanya yang relevan dan terkait langsung dengan pencapaian visi misi serta dalam rangka penyelesaian permasalahan daerah seperti kemiskinan, rendahnya IPM pertumbuhan ekonomi dan permasalahannya Rasionalisasi program kegiatan yang secara nomenklatur tidak jelas dan tidak memiliki nilai bagi rakyat untuk benar-benar dilakukan.

Selanjutnya Bupati mengatakan berharap proses konsultasi publik da proses lain dalam penyusunan RPJMD tahun 2021-2026 bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga target untuk menyusun Menetapkan RPJMD paling lambat 6 bulan sejak pelantikan akan tercapai.

Dalam paparannya Kepala Bappeda Erwin Syarif, ST.MT menyampaikan konsultasi publik ranwal RPJMD Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2021-2026 ini bertujuan untuk mendukung Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara dengan rincian : gambaran umum kondisi Kabupaten Musi Rawas Utara, pertumbuhan ekonomi tahun 2020 meningkat 0,37%, Kondisi dan target kemiskinan di tahun 2023 yaitu 9,94% dengan tingkat kemiskinan tahun 2020 adalah 19,47%, Indek Pembangunan Manusia Kabupaten Musi Rawas Utara 2020 yaitu 64,49% naik 0,17 dari tahun 2019, Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2020 6,88%.

Untuk kriteria daerah tertinggal ungkap Erwin Syarif adalah Perekonomian masyarakat, Sumber daya manusia, Sarana dan prasarana, Kemampuan keuangan daerah, Aksesbilitas dan Karaktristik daerah.

Capaian pembangunan air minum Kabupaten Musi Rawas Utara untuk akses layak sebesar 73,24% dan tidak ada akses mencapai 26,75%. Permasalahan yang dihadapi : belum optimalnya pengembangan potensi ekonomi, belum meratanya pembangunan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan dan pemerataan, masih rendahnya daya saing dan kualitas sumberdaya manusia, rendahnya pengendalian pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana serta belum optimalnya tata kelola pemerintahan yang baik dalam pelayanan publik.

Untuk isu strategis kata erwin adalah Pengentasan sebagai daerah tertinggal, percepatan penurunan kemiskinan, perbaikan konektivitas dan infrastruktur dasar, produktivitas pertanian dan nilai tukar pertanian, pengembangan sumber daya manusia, pengurangan pengangguran, optimalisasi reformasi birokasi serta pelestarian ekosistem, peningkatan kualitas lingkungan dan tanggap bencana.(Srd.03)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *